Kota Metro, Intisarinews.co.id – Pemerintah Kota Metro angkat bicara terkait pemberitaan mengenai sejumlah ruas jalan rusak di wilayahnya, termasuk akses di kawasan Pasar Tradisional Modern 24 Tejo Agung, Metro Timur.
Melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro, Sri Mulyani, Kamis (05/03/2026) di ruang kerjanya mengatakan, bahwa Pemkot menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan infrastruktur secara bertahap dan terukur.
Sri Mulyani menyampaikan, bahwa Pemkot Metro tidak pernah melakukan pembiaran terhadap kerusakan jalan. Menurutnya, beberapa titik yang menjadi sorotan masyarakat memang telah masuk dalam agenda penanganan tahun anggaran berjalan.
“Kami memahami perhatian dan aspirasi masyarakat. Namun perlu kami luruskan, tidak ada pembiaran. Perbaikan jalan, termasuk di kawasan Pasar Tejoagung Metro Timur, sudah masuk dalam perencanaan kerja Dinas PUTR,” ujarnya.
Lanjutnya, bahwa setiap pekerjaan infrastruktur harus melalui tahapan teknis yang tidak bisa dilewati begitu saja, mulai dari survei kondisi lapangan, penyusunan perencanaan, penganggaran, hingga proses pengadaan sesuai aturan perundang-undangan.
Selain itu, Pemerintah Daerah juga menerapkan skala prioritas berdasarkan tingkat kerusakan dan urgensi manfaat bagi masyarakat luas.
“Pasar Tejoagung merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi warga. Karena itu, kawasan tersebut tetap menjadi perhatian kami dalam program peningkatan kualitas infrastruktur,” jelasnya.
Sri Mulyani juga menambahkan, bahwa keterbatasan fiskal daerah menjadi salah satu faktor yang harus dipertimbangkan dalam menentukan waktu pelaksanaan perbaikan. Meski demikian, pihaknya memastikan penanganan awal pada titik-titik kerusakan berat akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Penanganan dilakukan secara bertahap. Untuk titik yang kondisinya cukup parah, akan menjadi prioritas awal sambil menyiapkan perbaikan menyeluruh sesuai kemampuan anggaran,” katanya.
Pemkot Metro berharap masyarakat dapat terus memberikan masukan secara konstruktif serta bersama-sama mengawal proses pembangunan daerah.
“Kami terbuka terhadap kritik dan saran. Tujuan kita sama, yakni menghadirkan infrastruktur yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” pungkas Sri Mulyani (Red)
![]()
